Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Strategi Digital Marketing

Strategi Digital MarketingApa yang Anda pikirkan ketika mendengar pemasaran digital? Apakah ada yang rumit? Atau sesuatu yang selalu berhubungan dengan data yang kompleks? Tenang, artikel ini tidak akan membawa Anda ke sana. Khusus untuk Anda, kali ini kami akan membahas tentang strategi digital marketing sederhana yang tentunya juga bisa Anda terapkan langsung pada bisnis Anda.

Sederhananya, digital marketing adalah bentuk pemasaran yang memanfaatkan media digital seperti media sosial, Google, dan email untuk mempromosikan dan menjual produk dan layanan. Jadi, apa yang membuat pemasaran digital begitu penting?

Pertama, dengan menggunakan digital marketing, Anda bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini dikarenakan banyak orang yang sudah terkoneksi dengan internet. Kedua, biaya yang dibutuhkan tidak sebesar metode pemasaran tradisional seperti iklan TV/majalah. Ketiga, Anda dapat membuat berbagai bentuk materi pemasaran (video, gambar, teks) dan memiliki banyak media yang mudah diakses.

Strategi Digital Marketing

Namun, itu tidak dapat berjalan secara otomatis. Berbagai proses diperlukan agar bisnis Anda tetap berjalan dengan baik. Salah satunya adalah dengan menggunakan strategi digital marketing berikut ini.

1. Terapkan SEO

Search Engine Optimization atau SEO adalah metode yang digunakan untuk membawa situs web atau blog Anda ke posisi teratas mesin pencari seperti Google.

SEO ini adalah tentang membawa lebih banyak lalu lintas atau lebih banyak orang ke situs web Anda. Salah satu dasar dalam praktik SEO adalah mengoptimalkan penggunaan kata kunci dan pembaruan situs web.

Misalnya dengan menggunakan SEO, ketika orang memasukkan kata "beli makanan hewan peliharaan" ke dalam pencarian Google, website Anda dapat menempati peringkat pertama, berpotensi diklik lebih banyak orang, dan penjualan produk Anda juga dapat meningkat.

Biasanya, mesin pencari seperti Google menggunakan kata kunci, frasa, algoritme, pembaruan situs, dan kejelasan bahasa untuk menentukan peringkat situs web di halaman pertama. Oleh karena itu, Anda perlu memahami penerapan SEO dalam penggunaan website bisnis Anda.

Bagi yang ingin menggunakan strategi SEO, berikut beberapa cara yang bisa dicoba dan diterapkan pada website bisnis Anda,
  • Gunakan kata kunci khusus pada halaman website atau konten blog (paling banyak dicari)
  • Menyisipkan link dari satu halaman ke halaman lain dalam sebuah website (internal linking)
  • Menbhat link ke situs anda di situs lain (backlink)
  • Analisis lalu lintas situs web Anda dengan alat yang berguna seperti Google Analytics dan Google Search Console
Selain itu, Anda dapat belajar membaca data dari alat Google ini, seperti jumlah pengunjung baru dan jumlah klik di setiap halaman situs Anda.

Ketika Anda menerapkan strategi ini, Anda benar-benar dapat mempelajarinya, yang mengurangi biaya. Namun, jika bisnis Anda berkembang pesat dan Anda memiliki dana, Anda dapat membentuk tim khusus untuk menangani SEO di situs web dan blog Anda.

2. Gunakan iklan bayar per klik

Pay-per-click atau PPC adalah model pemasaran internet di mana pengiklan membayar setiap kali iklan mereka diklik. Biasanya iklan ini ditemukan di halaman pencarian Google menggunakan layanan Google Ads. Anda dapat melihat gambar di bawah ini.

Bayar per klik, atau PPC, dirancang untuk menarik lebih banyak orang yang menggunakan kata kunci untuk mencari di Google. Misalnya, "beli sepatu". Iklan dari situs web Anda kemudian akan muncul di halaman pencarian Google.

Bagi mereka yang baru memulai pemasaran digital, PPC adalah strategi pemasaran online yang sangat berguna. Ini akan mendorong situs web Anda ke bagian atas hasil pencarian, yang juga dapat membantu Anda mendapatkan pelanggan langsung. Tetapi jika Anda semua menempatkan situs web Anda di urutan teratas pencarian Google, apa bedanya dengan SEO?

Singkatnya, jika Anda menggunakan PPC, Anda membayar Google untuk setiap iklan yang Anda tempatkan di halaman pencarian yang diklik orang. Meskipun SEO bukan iklan, itu dapat dicapai dengan banyak cara, seperti menargetkan kata kunci dan mengoptimalkan halaman situs web itu sendiri.

3. Pemasaran Konten

Tujuan pemasaran konten adalah untuk terlibat, terlibat, dan terhubung dengan konsumen melalui berbagai konten untuk meningkatkan kesadaran merek bisnis Anda. Anda bisa memberikan konten berupa video, postingan blog, infografis, dan lainnya.

Misalnya, jika Anda memiliki bisnis peralatan perjalanan, Anda dapat menulis artikel tentang peralatan yang akan Anda perlukan pada perjalanan pertama Anda. Selain itu, kamu juga bisa membuat konten video tentang rekomendasi tas travel ramah backpacker.

Namun, konten lebih efektif jika Anda dapat menggabungkannya dengan pendekatan SEO. Dengan menggunakan SEO, konten yang Anda buat akan mudah ditemukan di pencarian Google. Salah satunya adalah memasukkan kata kunci pada konten yang Anda buat. Misalnya, dalam artikel untuk alat perjalanan, Anda dapat memasukkan kata kunci seperti "tips perawatan peralatan perjalanan".

Juga, bagian utama dari pemasaran konten adalah bagaimana membuat konten yang dapat meninggalkan jejak pada audiens Anda. Tentu saja, hal ini dapat dicapai dengan menyediakan konten yang berkualitas tinggi dan menarik. Dengan cara ini pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan mereka terhadap bisnis Anda.

4. Manfaatkan Pemasaran Media Sosial

Pemasaran media sosial yang dikutip dari Buffer.com adalah penggunaan platform media sosial untuk terhubung dengan audiens Anda untuk membangun merek bisnis Anda, meningkatkan penjualan, dan meningkatkan lalu lintas situs web.

apakah kamu tahu? Ternyata konsumen yang memiliki pengalaman positif dengan sebuah merek di media sosial 71% lebih mungkin untuk merekomendasikan merek tersebut kepada teman dan keluarga mereka. Hal ini membuat penggunaan media sosial dalam bisnis dan pemasaran tidak bisa dipandang sebelah mata.

Anda juga dapat menggunakan berbagai media sosial, antara lain Facebook, Instagram, Twitter, dan LinkedIn. Namun, yang tidak boleh Anda lupakan adalah pembuatan konten harus beradaptasi dengan media sosial. Karena setiap media sosial memiliki karakteristik dan tipe pengguna yang berbeda-beda. Misalnya, Instagram cocok untuk konten visual dan terutama untuk pengguna berusia 25-34 tahun.

Selain itu, Anda dapat menggunakan langkah-langkah berikut di media sosial saat menerapkan strategi ini.

Bangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan

Hah, bisa? kamu bisa. Tidak semua yang berhubungan dengan media sosial harus berhubungan dengan konten. Salah satunya adalah membangun hubungan dengan audiens Anda di bagian komentar. Ketika Anda hanya membalas komentar pemirsa di beberapa posting Anda, itu membangun kepercayaan dan menunjukkan betapa Anda peduli dengan mereka.

Analisis pesaing

Anda dapat belajar banyak dari kehadiran pesaing Anda, terutama ketika Anda baru memulai dengan media sosial. Anda bisa melihat proses pemasaran kompetitor di media sosial mereka. Apakah mereka berhasil atau gagal. Jika berhasil, Anda dapat mencoba metode yang sama, tetapi jangan menyalin atau mengubah bentuknya.

Misalnya, pesaing Anda menarik perhatian calon pelanggan dengan membuat konten promosi berupa infografis di Facebook. Anda bisa lebih kreatif dalam menarik perhatian calon klien dengan mencoba fitur Ask Me a Question di Instagram.

5. Pemasaran Email

Pemasaran email berfokus pada mempertahankan pelanggan yang sudah ada serta memperoleh pelanggan baru. Ini adalah teknik yang bagus untuk membangun kesadaran merek, membuat perusahaan Anda berkesan dan mendorong pembelian berulang.

Dikutip dari webfx.com, tujuan utama email marketing adalah untuk membangun hubungan dengan pelanggan dan memberikan mereka informasi yang bermanfaat. Informasi ini dapat mencakup berita produk terbaru dan kupon diskon. Dengan cara ini membuat mereka datang kembali untuk membeli produk Anda.

Penelusuran terkait
  • contoh strategi digital marketing
  • strategi digital marketing menurut para ahli
  • jurnal strategi digital marketing
  • makalah strategi digital marketing
  • strategi digital marketing pdf
  • strategi digital marketing di era pandemi
  • strategi digital marketing ppt
  • konsep digital marketing