Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu Digital Marketing?

Apa Itu Digital Marketing?. Ingin promosi Anda semakin mudah? Manfaatkan digital marketing yuk!

Kompetisi bisnis di zaman sekarang sangat berbeda dengan 15 atau 20 tahun lalu. Jika dulu perusahaan menggunakan teknik penjualan door-to-door sebagai salah satu strategi pemasaran terampuh, saat ini teknik tersebut sudah tidak efektif lagi. Digital marketing adalah strategi yang berhasil menggantikannya.

Strategi digital marketing adalah sebuah strategi pemasaran dengan cakupan sangat luas. Jika ingin menguasainya, Anda harus mau mempelajari banyak media sekaligus dan mempraktikkan ilmunya. Selengkapnya tentang apa itu digital marketing, manfaat, kelebihan, dan contoh digital marketing bisa Anda simak dalam bahasan di bawah ini.

Apa Itu Digital Marketing?

Digital marketing adalah salah satu tren baru yang wajib Anda dan tim perusahaan kuasai jika tidak ingin kalah bersaing. Setiap ahli punya cara berbeda-beda dalam menentukan pengertian digital marketing. Akan tetapi, dalam materi ini OCBC NISP akan mengacu pada para ahli pemasaran digital paling terkemuka di dunia.

Menurut Marketo, pengertian digital marketing adalah strategi tingkat tinggi berbentuk promosi/periklanan yang disebarkan melalui mesin pencarian (Google, Bing, Yahoo, dll), website, media sosial, email, dan aplikasi.

Berdasarkan versi Smart Insights, pengertian digital marketing adalah kesempatan menjangkau konsumen melalui perangkat, platform, media, data, dan teknologi digital. Sementara itu, Hubspot menyebut pengertian digital marketing adalah semua upaya pemasaran dengan memanfaatkan perangkat elektronik dan internet.

Dari sini dapat kita simpulkan bahwa pengertian digital marketing adalah strategi untuk mendapatkan konsumen dengan memanfaatkan berbagai perangkat (tools) digital berbentuk fisik maupun non-fisik.
Apa Itu Digital Marketing?

Kelebihan Digital Marketing Dibanding Strategi Pemasaran Biasa

Setelah mengetahui apa itu digital marketing langsung dari para ahlinya, kali ini kita akan membahas beberapa kelebihan digital marketing dibanding strategi pemasaran konvensional, yaitu di antaranya:

1. Lebih Hemat Biaya

Poin pertama kelebihan digital marketing adalah biayanya yang notabene lebih murah daripada teknik pemasaran konvensional. Di awal proses branding, Anda mungkin akan membutuhkan biaya besar. Akan tetapi, setelah brand dan basis pengikut (followers) Anda terbangun, biaya marketing digitalnya juga akan semakin sedikit.

2. Tidak Perlu Banyak SDM Penjualan

Salah satu sumber pengeluaran terbesar marketing konvensional adalah gaji SDM. Akan tetapi, hal ini tidak akan jadi masalah saat Anda menerapkan strategi digital marketing. Anda tidak perlu lagi membayar banyak orang untuk menjajakan produk di perumahan atau jalanan. Cukup dengan menyebarkan promosi produk di media sosial, Anda sudah bisa menjual produk.

3. Tim Pemasaran Tidak Perlu Terjun ke Lapangan

Kelebihan digital marketing satu ini masih berkaitan dengan poin sebelumnya. Digital marketing adalah sebuah strategi yang membuat tim Anda tidak perlu keluar rumah/kantor untuk mencari konsumen. Cukup dengan duduk di depan laptop/HP dan memanfaatkan internet, tim marketing Anda sudah bisa promosi.

4. Proses Branding Produk Lebih Mudah

Kelebihan digital marketing yang keempat adalah proses branding jauh lebih mudah dan cepat. Salah satu kelemahan terbesar pemasaran konvensional adalah jangkauan promosinya yang sangat terbatas. Dalam strategi konvensional, Anda perlu mengeluarkan uang lebih banyak jika ingin melakukan branding ke lebih banyak konsumen.

Lain halnya jika Anda menerapkan strategi digital marketing. Hanya dengan satu kali posting konten atau iklan, Anda sudah bisa menjangkau konsumen satu Indonesia, bahkan internasional.

5. Potensi Pertumbuhan Drastis

Poin kelima dari kelebihan digital marketing adalah potensi pertumbuhan drastis dari bisnis Anda, terutama dari segi penjualan. Saat ini, ada sangat banyak contoh usaha maju hanya dalam beberapa bulan karena memanfaatkan strategi digital marketing. Dengan pemasaran digital, Anda tidak perlu 10 atau 20 tahun untuk menjadi penguasa industri.

Manfaat Digital Marketing Bagi Perusahaan

Setelah membahas kelebihan digital marketing dibanding pemasaran biasa, kali ini kita akan membahas manfaat digital marketing secara spesifik bagi perusahaan, yaitu antara lain:

1. Menghapus Batasan Wilayah dan Waktu Saat Memasarkan Produk

Poin pertama manfaat digital marketing adalah terhapusnya batas wilayah pemasaran. Anda bebas mempromosikan produk ke mana dan kapan saja, baik dalam skala lokal, nasional, atau internasional.

2. Sistem Penjualan Produk Lebih Cepat dan Tertarget


Manfaat digital marketing berikutnya adalah sistem penjualan produk lebih cepat dan sesuai minat konsumen. Saat Anda memasang iklan online, Anda bisa menentukan kriteria orang yang cocok menjadi konsumen Anda. Dengan demikian, iklan Anda akan lebih efisien dan bisa menghasilkan penjualan lebih mudah.

3. Lebih Mudah Membangun Hubungan dengan Konsumen

Dengan adanya digital marketing, Anda tidak perlu bertemu langsung dengan konsumen untuk memberi mereka service. Cukup bangun interaksi melalui media sosial dan Anda pun bisa membangun engagement erat dengan mereka.

4. Kesempatan Personalisasi Produk Sesuai Karakteristik Konsumen

Manfaat digital marketing berikutnya adalah besarnya potensi untuk personalisasi produk. Melalui channel promosi online, Anda bisa sambil melakukan riset profil karakter orang yang tertarik dengan produk/konten Anda. Setelah itu, Anda bisa membuat inovasi produk sesuai data riset tadi.

5. Mendapat Profit Banyak dalam Waktu Singkat


Poin terakhir dari manfaat digital marketing adalah kesempatan memperoleh berkali lipat profit dalam waktu lebih singkat. Meski tetap membutuhkan effort besar, digital marketing adalah strategi paling efektif dan efisien untuk menjangkau lebih banyak calon konsumen dan mempromosikan produk tanpa harus selalu mengeluarkan biaya.

JENIS DIGITAL MARKETING

Ada beberapa jenis digital marketing yang bisa Anda terapkan, di antaranya:

1. Search Engine Marketing (SEM)

Search engine marketing atau SEM adalah jenis digital marketing yang fokus pada promosi produk melalui mesin pencarian seperti Google, Bing, Yahoo, dan sebagainya. Strategi digital marketing satu ini dilakukan melalui pembuatan website, landing page (website khusus promosi), pemasangan Ads, dan sebagainya.

2. Social Media Marketing

Jenis berikutnya dari digital marketing adalah pemasaran media sosial. Anda bisa menerapkan jenis digital marketing satu ini dengan memanfaatkan berbagai media sosial, seperti Youtube, Tiktok, Instagram, Twitter, Facebook, dan media lain sesuai target konsumen Anda.

3. Email Marketing

Jenis digital marketing yang ketiga adalah email marketing, yaitu pemasaran melalui surat elektronik (surel). Strategi digital marketing satu ini paling cocok diterapkan oleh usaha dengan model business-to-business (B2B).

4. Digital Advertising

Seperti namanya, digital advertising atau digital ads adalah jenis digital marketing berupa pemasangan iklan di berbagai channel online, mulai dari website sampai media sosial. Beberapa channel digital ads terpopuler misalnya Google Ads, FB/IG Ads, Youtube Ads, dan Tiktok Ads.

5. Content Marketing

Content marketing adalah jenis digital marketing dengan sarana berupa konten, baik yang bentuknya tulisan, audio, gambar, atau video. Proses content marketing biasanya dilakukan beriringan dengan social media marketing, email marketing, atau digital ads.

6. Customer Service Automation

Jenis keenam dari digital marketing adalah otomasi sistem pelayanan konsumen. Adanya otomasi membuat perusahaan bisa mendapat informasi tentang calon konsumen sejak mereka berinteraksi dengan produk/perusahaan pertamakali. Setelah itu, informasi tersebut bisa langsung diteruskan ke CS atau tenaga penjualan untuk proses closing (terjadinya penjualan).

7. Affiliate/Dropshipping

Jenis digital marketing terakhir yang bisa Anda manfaatkan adalah program affiliate atau dropshipping. Saat menerapkan strategi digital marketing satu ini, Anda bisa mendapat profit dari tengkulak online (dropshipper) seraya membantu mereka mencari keuntungan untuk diri mereka sendiri.

STRATEGI DIGITAL MARKETING & CONTOHNYA

Sekarang Anda sudah tahu apa itu digital marketing, kelebihan, dan jenisnya. Selanjutnya di bawah ini, kita akan membahas beberapa strategi digital marketing dan contoh penerapannya.

1. Search Engine Optimization (SEO)

Poin pertama strategi digital marketing adalah SEO, yaitu usaha mendapatkan lebih banyak pengunjung website secara organik, tanpa memasang iklan. Contoh digital marketing di bidang SEO misalnya pembuatan artikel, optimasi kecepatan situs, pemasangan link situs di website lain, dan sebagainya.

2. Aktivasi Social Media (Instagram, Youtube, Tiktok, dan sebagainya)

Strategi digital marketing yang kedua adalah aktivasi media sosial. Contoh digital marketing di bidang social media misalnya mengunggah konten secara rutin ke medsos, membangun engagement dengan followers, melakukan endorsement, dan masih banyak lagi.

3. Knowledge Marketing

Knowledge marketing adalah strategi digital marketing dengan memberikan informasi bermanfaat atau ilmu baru kepada calon konsumen. Contoh digital marketing melalui penyebaran knowledge misalnya email marketing dan pembuatan ebook (buku digital) gratis.

4. Analisa dan Penelusuran Data

Dalam penerapan strategi digital marketing, penelusuran dan analisa data sangat penting dilakukan. Setiap keputusan yang diambil dalam proses pemasaran digital wajib berlandaskan pada data, mulai dari data media sosial sampai kampanye iklan online.

5. Hard-selling, Soft-selling, dan Hypno-selling


Digital marketing adalah salah satu jenis strategi dengan teknik penjualan paling banyak. Tiga istilah penjualan paling umum yang akan dengar selama menerapkan strategi digital marketing di antaranya hard-selling, soft-selling, dan hypno-selling.

6. Google dan Social Media Ads

Teknik ke-6 dari strategi digital marketing adalah Google dan Social Media Ads. Saat membuat Ads, Anda harus memastikan konten iklan punya pesan dan target konsumen yang tepat. Sehingga Ads tersebut bisa menghasilkan penjualan sesuai harapan.

7. Leads Generation

Poin ketujuh sekaligus terakhir dari strategi digital marketing adalah leads generation. Di dunia pemasaran, leads diartikan sebagai segala jenis kontak yang dapat dimanfaatkan untuk menghubungi konsumen, mulai dari nomor telpon, akun medsos, hingga email. Supaya bisa mendapat leads sesuai target, Anda bisa membuat konten-konten lead magnet (penarik leads), seperti seminar atau buku gratis.

Demikian artikel ini yang membahas tentang” Apa Itu Digital Marketing?” Semoga bermanfaat.