Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Agar Pinjaman Uang Disetujui

Pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya akan disetujui jika Anda memenuhi persyaratan dan melengkapi dokumen. Namun, ada beberapa faktor lain yang juga mempengaruhi bank untuk menyetujui pinjaman nasabah.

Cara Pinjam Uang di Bank Mandiri agar disetujui!

1. Pastikan syarat dan dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap

Cara mendapatkan pinjaman Mandiri yang tepat adalah dengan memenuhi persyaratan dan melengkapi dokumen.

Karena proses screening pertama yang dilakukan Mandiri adalah mengecek kualitas calon debitur, apakah memenuhi persyaratan.

Misalnya, persyaratan umum bagi warga negara Indonesia berusia 21-55 tahun untuk karyawan dan pengusaha berusia 60 tahun.

Pada bagian Dokumentasi, isikan semuanya, termasuk sertifikat opsional atau BPKB dan STNK kendaraan.

2. Meminjam sesuai kemampuan membayar

Jika semua persyaratan dan dokumen sudah terpenuhi, pastikan untuk meminjam sesuai kemampuan membayar. Intinya, meskipun Anda memenuhi kriteria untuk meminjam banyak, Anda harus realistis.

Tips cara pinjam uang di Bank Mandiri ini wajib Anda terapkan. Mengapa?

Jika Anda tidak dapat melakukan pembayaran tepat waktu, Anda akan memiliki rekam jejak yang buruk. Setelah itu, Anda akan kesulitan mendapatkan pinjaman lagi.

3. Menjaga hubungan dengan bank

Bank Mandiri akan sering menghubungi Anda selama proses penyaringan aplikasi pinjaman. Salah satu tujuannya adalah untuk menginformasikan perkembangan proses aplikasi pinjaman dan memvalidasi dokumen aplikasi pinjaman yang sedang diproses.

Agar pinjaman Anda cepat dicairkan tanpa penolakan, Anda harus menjawab telepon. Intinya, Anda harus responsif dan memiliki hubungan yang baik dengan pihak bank. Pastikan juga nomor telepon yang Anda masukkan benar!

4. Jangan mengotori catatan bank Anda

Pernahkah Anda mendengar kata daftar hitam oleh bank? Istilah tersebut menunjukkan bahwa nama tersebut telah masuk daftar hitam oleh bank. Jika Anda sudah termasuk dalam daftar ini, Anda akan kesulitan mendapatkan pinjaman dari bank mana pun, termasuk lembaga keuangan lainnya.

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat seluruh riwayat pinjaman nasabah Bank Indonesia dalam Sistem Informasi Debitur (SID). Semua bank memiliki akses ke data ini untuk memastikan calon peminjam "bersih".

Jika Anda memiliki riwayat yang buruk, seperti tidak membayar cicilan tepat waktu atau gagal mengembalikan pinjaman Anda, kemungkinan pinjaman Anda dengan Bank Mandiri dicairkan sangat kecil.

5. Tunjukkan kredibilitas sebagai calon debitur

Kredibilitas calon debitur tidak hanya dilihat dari rekam jejaknya. Salah satu penilaian bank terhadap calon peminjam adalah arus kas yang baik. Meliputi adanya aset agunan dan keterampilan mengelola usaha (khususnya bagi peminjam dari dunia usaha).

6. Memiliki asuransi jiwa atau asuransi kredit

Asuransi jiwa dapat menjadi jaminan Anda untuk mengembalikan pinjaman Anda jika terjadi risiko yang tidak terduga. Dengan memiliki produk asuransi jiwa, berarti debitur tidak meninggalkan hutang kepada keluarga.

Seringkali, bank menawarkan opsi dan bahkan mengharuskan pinjaman Anda disertai dengan asuransi kredit. Asuransi kredit berfungsi seperti asuransi jiwa. Jika peminjam terkena risiko yang tidak terduga, pinjaman akan dilunasi melalui asuransi.