Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Berjualan Di Instagram Untuk Pemula

Cara Berjualan Di Instagram Untuk Pemula. Selain menjadi platform media sosial yang populer, Instagram terbukti bermanfaat bagi para pebisnis, terutama bisnis online. Akun Instagram dapat digunakan sebagai saluran branding untuk bisnis atau sebagai tempat untuk berjualan. Ada beberapa tips menggunakan Instagram sebagai tempat berjualan bagi pemula, antara lain:
https://www.risetpasar.id/2022/04/cara-berjualan-di-instagram-untuk-pemula.html

1. Buat akun Instagram Pro khusus untuk bisnis Anda

Anda dapat membuat akun khusus untuk bisnis Anda di Instagram. Di Instagram sendiri, kami memiliki opsi untuk mengubah akun biasa menjadi akun profesional. Bedanya pada akun pro, Anda bisa menampilkan profil bisnis dan beriklan melalui iklan Instagram. Pada saat yang sama, ini biasanya tidak terjadi. Yang terbaik adalah memiliki akun Pro dari awal, bahkan jika Anda belum mulai beriklan dengan iklan Instagram.

2. Maksimalkan tampilan profil akun bisnis Anda

Maksimalkan profil akun bisnis Anda dengan detail di Instagram, seperti mengunggah foto logo merek Anda sebagai foto profil, termasuk kata kunci (jargon), mencantumkan kontak yang dapat Anda jangkau, menampilkan kategori bisnis, termasuk tautan situs web, dan Juga memaksimalkan tampilan highlight (titik terang) di profil akun bisnis Anda. ).

3. Tautkan akun bisnis Anda di Instagram dengan akun media sosial lainnya

Di Instagram, Anda dapat menautkan akun bisnis Anda dengan akun di Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya. Anda dapat memilih untuk mengaitkannya dengan akun bisnis yang Anda buat di media sosial lain, atau dengan akun pribadi Anda di media sosial lain. Dengan fitur connected ini, setiap postingan yang Anda buat di Instagram akan otomatis dimuat di media sosial lain yang terhubung, khususnya Facebook.

4. Upload foto produk yang menarik

Dapatkan visualisasi terbaik untuk produk yang Anda jual di Instagram. Pilih foto produk yang bagus untuk konten online, seperti latar belakang putih. Anda dapat menambahkan tanda air, bingkai, logo, atau gambar menyenangkan lainnya ke foto produk Anda sebagai tanda tangan Anda.

5. Tulis judul yang menarik

Selain memuat informasi produk, Anda juga dapat membuat judul untuk postingan Anda berdasarkan karakter atau teknik penulisan (copywriting) yang ingin Anda gunakan. Jika target konsumen Anda adalah laki-laki, Anda bisa menggunakan kata-kata seperti bro, men, dan lain-lain untuk menciptakan persona yang macho. Anda juga bisa membuat penulisan subtitle dengan menggunakan berbagai teknik penulisan, seperti storytelling, yaitu teknik menulis melalui storytelling atau teknik lainnya. Kamu bisa riset caption dari akun brand ternama atau toko online ternama di Instagram untuk referensi karakter.

6. Gunakan Label yang Valid

Jangan menggunakan terlalu banyak hashtag dan jangan menggunakan pola hashtag yang sama berulang-ulang. Kedua hal ini dapat dideteksi sebagai spam. Hanya gunakan hashtag yang terdiri dari 3-5 hashtag. Pilih tidak hanya tagar yang paling banyak ditelusuri, tetapi juga tagar yang jarang ditelusuri untuk membantu postingan Anda muncul dalam penelusuran yang lebih spesifik. Misalnya kombinasi yang ideal adalah 3 hashtag yang tidak terlalu banyak dicari dan 2 hashtag yang banyak dicari, sehingga digunakan 5 hashtag. Hal penting lainnya adalah memastikan bahwa setiap hashtag yang Anda gunakan relevan dengan produk yang Anda posting.

7. Kelola jadwal posting Anda secara efektif

Jangan membuat beberapa posting dalam waktu singkat karena dapat dideteksi sebagai spam. Jadwalkan rilis yang ingin Anda jalankan secara efektif. Akun toko online yang baik minimal harus memiliki 100 postingan produk di Instagram. Jika Anda ingin mulai memposting beberapa produk sekaligus, lakukan ini sebelum Anda memiliki pengikut. Sebab, followers akan terganggu oleh postingan berurutan dari 1 akun. Prediksi deteksi spam dari Instagram dengan memposting secara teratur (misalnya 2 posting setiap 3 jam, dll.).

8. Jangan hanya memposting produk untuk dijual, posting juga hal-hal menyenangkan lainnya

Pengikut Anda akan marah jika Anda hanya memposting produk yang ingin Anda jual terus. Posting sesuatu yang lain, terutama sesuatu yang benar-benar menarik perhatian banyak orang, tentu positif. Materi seperti data kutipan, pengalaman bisnis, kisah inspiratif, dll bisa menjadi isi postingan Anda. Anda juga bisa membuat konten yang sesuai dengan target konsumen Anda, misalnya Anda menjual produk wanita, kemudian membuat konten yang dekat dengan dunia wanita, seperti belanja, jalan-jalan, atau bahkan resep masakan. Ini juga membantu membangun persona dalam merek Anda.

Jika Anda melakukannya, banyak orang akan lebih tertarik untuk mengikuti akun bisnis Anda karena konten yang Anda buat sangat kreatif. Untuk skenario yang ideal, Anda dapat memiliki 3 posting tentang konten non-penjualan, diikuti oleh 2 posting tentang produk yang terjual setiap hari, atau kombinasi serupa, dengan konten non-penjualan yang paling berat, misalnya 4 posting tentang out-of- penjualan konten Posting dan 1 posting penjualan.

9. Dapatkan pengikut melalui akun pribadi Anda

Untuk mengembangkan akun bisnis Anda, tidak ada salahnya menggunakan akun pribadi Anda sebagai media promosi terlebih dahulu. Bisa jadi teman di akun pribadi Anda yang akan menjadi pengikut atau klien paling awal. Gunakan akun bisnis Anda sebagai etalase lengkap untuk apa yang Anda jual, dan gunakan akun pribadi Anda hanya sebagai media promosi di awal.

10. Dapatkan pengikut melalui akun serupa yang terkenal

Cobalah untuk mengikuti pengikut akun terkenal yang cocok dengan target konsumen Anda. Misalnya, jika Anda menjual barang elektronik, Anda dapat mencari akun resmi merek elektronik terkenal di Instagram dan mengikuti pengikutnya.