Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kesalahan Menggunakan Media Sosial Untuk Bisnis

Kesalahan menggunakan media sosial untuk bisnisAda perbedaan besar antara menggunakan media sosial karena hanya mengikuti kebutuhan bisnis saat ini dan menggunakan media sosial karena kita tahu itu baik untuk bisnis kita. Jika kita menggunakan media sosial secara tidak benar, tidak ada yang kita lakukan di media sosial yang akan berdampak pada bisnis kita.
https://www.risetpasar.id/2022/03/kesalahan-menggunakan-media-sosial.html

Berikut beberapa tanda penyalahgunaan media sosial kita.

1. Diperbarui secara tidak teratur

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat menggunakan media sosial untuk bisnis adalah konsistensi update status. Karena jika penggemar atau pengikut akun media sosial kami melihat bahwa mereka tidak memperbarui statusnya dalam waktu yang lama, mereka tidak akan tertarik untuk mengikuti informasi yang kami berikan di posting media sosial di masa mendatang. Hal ini tentu tidak kita inginkan ketika kita menggunakan media sosial untuk bisnis.

2. Tidak ada peningkatan jumlah pengikut 

Peningkatan fans atau pengikut bukan satu-satunya acuan untuk menilai kesuksesan media sosial. Namun, jika followers atau fans kita tidak bertambah sama sekali dalam kurun waktu tertentu karena proses pemasaran yang kita lakukan, maka kita perlu mengevaluasi strategi yang kita terapkan. Kami harus melakukan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya.

3. Jangan berpartisipasi dalam posting yang diperbarui

Media sosial erat kaitannya dengan membangun hubungan dekat dengan penggemar dan pengikut. Namun jika postingan kita tidak mendapatkan respon, maka tujuan kita untuk membangun keakraban dengan fans dan followers tentunya tidak akan tercapai. Jika kita terus membiarkan ini terjadi, itu seperti kita sedang berbicara di tengah keramaian, tetapi tidak ada yang mendengarkan apa yang kita katakan.

4. Posting otomatis di media sosial

Karakteristik konten yang baik di Facebook berbeda dengan karakteristik konten yang baik di Twitter, dan berbeda dengan karakteristik konten yang baik di media sosial lainnya. Jadi jika kita secara otomatis memposting ke lintas media sosial, kita menghilangkan kesempatan untuk lebih dekat dengan calon pelanggan di setiap platform media sosial.

5. Abaikan Emosi Negatif

Di media sosial, emosi positif dari penggemar atau pengikut akan berdampak baik pada merek kita. Namun, sebagus apapun bisnis kita, tidak dapat disangkal bahwa emosi negatif akan tetap ada. Dan sentimen negatif ini tidak boleh diabaikan, karena jika hal ini terus terjadi, bukan tidak mungkin membentuk opini publik dan merusak brand kita.