Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Trading Saham untuk Pemula

A. APA ITU SAHAM?

Saham (stock) adalah salah satu instrumen pasar keuangan yang sedang popular. Menerbitkan saham merupakan salah satu pilihan perusahaan ketika memutuskan untuk pendanaan perusahaan. Pada sisi yang lain, saham merupakan instrument investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik.

Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
https://www.risetpasar.id/2022/03/cara-trading-saham-untuk-pemula.html

B. KEUNTUNGAN SAHAM

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham

1. Dividen

Dividen adalah pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari yang pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, maka untuk pemodal tersebut harus memegang setiap saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu hingga dengan kepemilikan saham tersebut berada dalam periode dimana sudah diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen.

Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai – artinya kepada setiap pemegang saham diberikan dividen berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham - atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.

2. Capital Gain

Capital Gain adalah selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham ABC dengan harga per saham Rp 3.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp 3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp 500 untuk setiap saham yang dijualnya.

C. RISIKO BERMAIN SAHAM

Sebagai instrument investasi, saham memiliki risiko, antara lain:

1. Capital Loss

adalah kebalikan dari Capital Gain, yaitu suatu kondisi dimana investor menjual saham lebih rendah dari harga beli. Misalnya saham PT. XYZ yang di beli dengan harga Rp 2.000,- per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp 1.400,- per saham. Karena takut harga saham tersebut akan terus turun, investor menjual pada harga Rp 1.400,- tersebut sehingga mengalami kerugian sebesar Rp 600,- per saham.

2. Risiko Likuidasi

Perusahaan yang sahamnya dimiliki, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan. Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh hasil dari likuidasi tersebut. Kondisi ini merupakan risiko yang terberat dari pemegang saham. Untuk itu seorang pemegang saham dituntut untuk secara terus menerus mengikuti perkembangan perusahaan.

Di pasar sekunder atau dalam aktivitas perdagangan saham sehari-hari, harga-harga saham mengalami fluktuasi baik berupa kenaikan maupun penurunan. Pembentukan harga saham terjadi karena adanya permintaan dan penawaran atas saham tersebut. Dengan kata lain harga saham terbentuk oleh supply dan demand atas saham tersebut. Supply dan demand tersebut terjadi karena adanya banyak faktor, baik yang sifatnya spesifik atas saham tersebut (kinerja perusahaan dan industri dimana perusahaan tersebut bergerak) maupun faktor yang sifatnya makro seperti tingkat suku bunga, inflasi, nilai tukar dan faktor-faktor non ekonomi seperti kondisi sosial dan politik, dan faktor lainnya.

D. CARA BERMAIN SAHAM

Dalam menentukan cara main saham pemula yang baik dan bijak, Anda perlu lebih dulu meyakinkan diri Anda, apakah saham merupakan instrumen investasi yang tepat untuk Anda lakukan saat ini. Pasalnya, cara main saham pemula juga membutuhkan komitmen yang kuat, karena saham biasanya dijadikan sebagai sarana investasi jangka panjang. Demi memberi gambaran yang jelas terkait cara main saham pemula yang baik dan bijak, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda perhatikan saat memulai berinvestasi saham sebagai pemula,

1. Pahami ilmu dasar saham

Dalam memulai cara main saham pemula yang baik dan bijak, Anda perlu memahami ilmu dasar mengenai investasi saham itu sendiri. Terkait ilmu dasar seham, Anda akan menemukan istilah-istilah teknis yang akan membingungkan awalnya. Agar Anda lebih mudah dalam menentukan cara main saham yang baik dan bijak, Anda bisa kenali terlebih dahulu perihal pengertian saham.

Secara umum, saham kerap kali diartikan sebagai sebuah tanda penyertaan modal dari seseorang atau pihak lainnya yang meliputi badan usaha. Dengan kata lain, penyertaan modal atau saham tersebut berlaku dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Di luar pengenalan saham secara umum, saat Anda memulai cara main saham pemula secara teratur, Anda juga akan menemukan istilah RUPS yang merupakan singkatan dari Rapat Umum Pemegang Saham. Fungsi RUPS secara mendasar adalah untuk menampung aspirasi para pemegang saham dalam menentukan kebijakan yang tepat yang memengaruhi perkembangan dari suatu badan usaha.

RUPS merupakan salah satu istilah atau elemen yang perlu Anda pahami saat memulai cara main saham pemula. Selain itu, semakin dalam Anda mempelajari cara main saham pemula, Anda juga akan menemukan istilah lainnya, seperti emiten, serta dividen yang perlu Anda pahami secara mendalam.

2. Pelajari analisis saham

Sebagaimana yang Anda ketahu dalam cara main saham pemula, Anda menemukani pergerakan saham akan terus berubah setiap detiknya. Bagi beberapa orang awam, faktor penentuan pergerakan saham tersebut dianggap jadi hal yang misterius. Nyatanya, Jika Anda mencoba untuk menjalankan cara main saham pemula yang baik dan bijak, Anda akan menemukan bahwa analisis mendalam bisa membantu Anda dalam menentukan pergerakan saham tersebut. Mempelajari analisis saham bukanlah hal yang bisa Anda lakukan dalam waktu yang singkat.

Alangkah baiknya dalam mencari cara main saham pemula yang cermat, Anda mulai berinvestasi saham dengan melibatkan broker yang lebih paham dan berpengalaman. Tentu saja Anda perlu membayar jasa broker tersebut. Namun apa yang akan Anda keluarkan nantinya, akan menghadirkan nilai yang setimpal dari apa yang Anda dapatkan dari cara main saham yang baik dan bijak.

Pengetahuan terhadap analisis saham yang baik sebagai langkah awal cara main saham pemula juga akan mempermudah Anda dalam memilih saham mana yang perlu dimiliki. Analisis ini juga bisa Anda aplikasikan dalam membaca portofolio dari setiap perusahaan dengan saham incaran Anda. Pengetahuan dasar portofolio saham perusahaan sebagai acuan cara main saham pemula dapat memberikan informasi penting terkait kekuatan fundamental keuangan yang dimiliki dari perusahaan tersebut. Sehingga Anda bisa menentukan saham yang baik dan bermanfaat untuk investasi jangka panjang Anda.

3. Lakukan transaksi berjangka

Secara mendasar, dengan modal yang besar, tentu saja Anda akan mendapatkan peluang untung yang besar juga nantinya. Maka dari itu, kerap kali investor pemula akan mulai melakukan transaksi investasi saham dalam jumlah modal yang besar dan impulsif. Impulsivitas tersebut nyatanya juga menghadirkan risiko yang besar juga. Cara main saham pemula yang baik dan bijak lainnya yang bisa Anda ikuti adalah dengan melakukan transaksi secara berjangka.

Pengertian transaksi berjangka ini bukan berarti Anda harus mulai dari modal yang terlampau kecil. Modal awal dengan nilai yang besar merupakan hal yang lumrah. Namun Anda perlu bersabar untuk menambah saham yang Anda miliki di setiap transaksi. Pastikan Anda telah mendapatkan persentase return yang diinginkan agar dana modal Anda tetap aman untuk melakukan investasi lanjutan.

4. Hindari utang

Transaksi saham yang berjangka juga akan membantu Anda dalam menghindari risiko utang. Berutang untuk melakukan investasi bukan jadi cara main saham pemula yang baik dan bijak. Pasalnya, dari investasi saham yang Anda lakukan terdapat tujuan untuk meningkatkan kekuatan finansial di masa datang. Jika Anda berutang, maka tujuan tersebut tidak akan terlaksana dengan baik. Bisa-bisa Anda malah terus berinvestasi untuk melunasi utang. Dengan utang yang lambat laun berpotensi menggunung, Anda akan semakin jauh dari tujuan awal yang telah Anda tentukan melalui investasi saham.

5. Beli saham saat nilai turun

Sebagai pemula, alangkah baiknya Anda mulai membeli saham pertama kali di saat nilai saham incaran Anda sedang turun. Salah satu cara main saham pemula yang baik dan bijak ini juga berperan dalam menjaga kondisi finansial Anda untuk tetap dalam keadaan stabil. Dengan modal awal yang relatif rendah, Anda memberikan perasaan aman bagi Anda untuk belajar memahami investasi saham secara langsung.

Selain itu, saham yang Anda beli saat turun juga memiliki potensi peningkatan nilai di waktu yang akan datang. Dengan pemahaman analisis yang semakin dikembangkan, Anda juga bisa memiliki peluang untuk menentukan kapan nilai saham yang Anda miliki tersebut akan naik. Jika Anda menjalankan skema investasi untuk jangka panjang, maka cara main saham pemula yang baik dan bijak satu ini bisa jadi alternatif untuk Anda lakukan.

6. Kenali saham LQ45 dan IDX30

LQ45 dan IDX30 mengacu pada indeks saham yang tersedia dan dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks saham tersebut terdiri dari berbagai jenis saham dengan tingkat likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik. Dengan memiliki saham tingkat likuiditas tinggi, Anda akan memiliki kesempatan untuk dapat menjual saham Anda dengan cepat sekaligus memiliki perkembangan yang bisa diprediksi. Hal tersebut jadi salah satu cara main saham pemula yang baik dan bijak untuk dilakukan.

Investasi saham tidaklah sesulit yang dibayangkan kebanyakan orang. Banyak sekali cara trading saham yang dapat dicoba para pemula, contohnya online trading lewat smartphone pribadi. Ditambah lagi, banyaknya informasi yang tersedia juga dapat mempersiapkan Anda selagi mempelajari pola dan kondisi pasar. Tidak ada kata terlambat untuk memulai trading saham.

Lantas, apa sajakah yang perlu Anda lakukan ketika dan sebelum memulainya? Simak informasi berikut ini agar tidak salah langkah ketika trading saham!

1. Tentukan Indeks Saham yang Tepat

Terdapat 22 jenis indeks saham yang tercatat Bursa Efek Indonesia (BEI). Kenali jenis-jenis yang umum digunakan pemain saham. Sebagai contoh, Anda dapat memilih LQ45 atau IDX30 yang mana keduanya memiliki likuiditas tinggi serta didukung oleh kualitas perusahaan yang terpercaya. LQ45 ini sendiri merupakan indeks pasar saham di bursa efek Indonesia yang terdiri dari 45 perusahaan. Sedangkan IDX30 adalah 30 saham dengan likuiditas paling tinggi.

2. Pilihlah Sekuritas yang Sesuai

Ketika membeli saham, Anda akan menggunakan perantara perusahaan sekuritas atau broker saham yang mewajibkan biaya untuk setiap transaksi. Pilihlah sekuritas yang menawarkan persentase biaya lebih rendah, misalnya 0,20% dari jumlah pembelian saham. Ini agar keuntungan lebih optimal dan untuk memastikan cara trading saham Anda lebih sempurna.

3. Rencanakan Periode Trading Saham

Terdapat dua cara trading saham berdasarkan periodenya, jangka panjang dan pendek. Pada jangka pendek, risiko kerugian memang lebih besar, namun ada peluang profit bisa didapatkan lebih cepat.

Sebaliknya, ada peluang profit yang lebih besar bisa dapatkan bila trading saham dalam jangka panjang. Apabila saham tersebut memiliki reputasi dan fundamental serta kinerja yang baik

4. Lakukan dengan Kesabaran

Segala cara trading saham tidak akan efektif apabila tidak disertai kesabaran. Sebagai pemula, Anda disarankan menggunakan modal yang kecil dan meningkatkan jumlahnya seiring bertambahnya pemahaman Anda.

Begitu juga ketika menghadapi kerugian, hadapilah dengan pikiran jernih dan lakukan average down dengan membeli saham yang nilainya sedang turun. Bisa jadi Anda malah mengalami keuntungan ketika kondisi pasar telah stabil kembali.

Demikian artikel ini yang membahas tentang Cara Trading Saham untuk Pemula” Semoga bermanfaat.