Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Strategi Pemasaran

 Contoh Strategi Pemasaran

Berikut ini merupakan 5 contoh strategi pemasaran yang mungkin bisa anda praktekterapkan pada usahamu, sebagai berikut:

1. Memanfaatkan Mesin Pencarian Google

Memanfaatkan mesin pencarian google menjadi salah satu contoh strategi pemasaran terbaik yang bisa anda coba. Hal ini berdasarkan pada fakta yang ada, di mana pembeli ketika akan membeli suatu produk kebanyakan akan melaksanakan pencarian dulu di internet tentang produk tersebut.

Bahkan, ada seandar 74% pembeli yang akan melaksanakan hal tersebut. Pembeli akan mencari tahu tentang produk tersebut, mulai dari kualitas dan harga produk tersebut. Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk meningkatkan penjualan produk anda.

Dalam hal ini, Anda bisa memanfaatkan SEO dan SEM agar produk mu bisa masuk ke mesin pencarian google. SEO atau Search Engine Optimization yaitu suatu usaha agar websitemu muncul di halaman pertama pencarian google.

Sedangkan SEM atau Search Engine Marketing yaitu mengiklankan website di halaman pertama pencarian google.

Jadi, Anda bisa memanfaatkan kedua cara sebagaimana tersebut ya agar usahamu muncul di halaman pertama mesin pencarian. Sehingga, produk anda bisa dikenal oleh banyak orang, tingkat penjualan produk anda akan meningkat, dan usaha anad dapat berkembang pesat ke depannya.

2. Membuka Program Afiliasi


Contoh strategi pemasaran lainnya yang bisa anda praktekadalah membuka program afiliasi. Sistemnya yaitu anda akan meminta orang untuk menjual produk mu, kemudian anda akan memberikan komisi untuk orang tersebut dari hasil penjualan produknya.

Cara ini tentunya akan sangat membantu untuk meningkatkan promosi terhadap produk anda sehingga dapat dikenal oleh banyak orang kedepannya. Jadi, semakin banyak orang yang ikut di program anda, maka pasar yang anda raih pun akan semakin besar.

Namun, saat menerapkan program ini, ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan salah satunya yang terpenting yaitu komisi yang ditawarkan. Sebaiknya dalam menentukan komisi ini anda harus mempertimbangkan jenis produk, keuntungan, dan kelogisan.

Alih-alih memberikan komisi yang tinggi namun akan membuat usaha anda merugi, sebaiknya anda memberikan komisi yang logis dan sesuai dengan produk dan keuntungan yang anda dapatkan. Tetapi jangan sangat sampai terlalu rendah juga.

Salah satu contoh usaha yang memakai program ini yaitu Zalora.co.id. Zalora sendiri merupakan toko online fashion dan kecantikan, mulai dari aksesoris, tas, hingga produk kecantikan untuk pria dan wanita. Pelanggan baru akan mendapatkan diberikan komisi 6% dan pelanggan lama 4%. Cukup menarik, bukan?

3. Memakai Platform Media Sosial

Memakai media sosial menjadi salah satu contoh strategi pemasaran yang wajib lamu coba. Media sosial menjadi salah satu ajang promosi usaha yang sudah terbukti ampuh untuk meningkatkan penjualan.

Jadi, Anda bisa memakai platform media sosial seperti Facebook, Instagram hingga TikTok sebagai salah satu strategi usaha.

Dalam memakai cara ini, hal pertama yang harus anda lakukan adalah mengidentifikasi target pembeli. Selanjutnya anda bisa membuat konten-konten menarik untuk menarik minat pembeli, mulai dari membuat video menarik hingga poster ajakan.

Sebaiknya usahakan juga saat memakai cara ini Anda tidak melaksanakan hard promotion langsung. Karena ditakutkan pembeli akan langsung kabur sebelum membeli produk mu.

Anda mulai dengan membuat konten-konten bermanfaat seperti tutorial, tips dan trik, dan sejenisnya yang relevan dengan usaha anda. Sehingga para calon pembeli akan memfollow media sosial anda.

Setelah memiliki cukup banyak follower, anda bisa mulai menambahkan beberapa postingan yang menawarkan produk anda.

Atau mungkin anda bisa mengkombinasikan konten bermanfaat tersebut dengan kegiatan promosi. Mengapa ini perlu?

Hal ini karena konten yang bukan kebutuhan, biasanya pembaca akan langsung melewatinya. Apalagi jika konten tersebut hanya promosi, maka akan langsung dianggap sebagai iklan yang numpang lewat.

4. Memaksimalkan Konten

Contoh strategi pemasaran selanjutnya yang bisa anda pertimbangkan yaitu dengan memaksimalkan penggunaan konten. Walaupun mungkin anda sudah memanfaatkan iklan, namun sebaiknya anda juga harus memakai konten.

Hal ini karena beberapa calon pembeli biasanya akan lebih tertarik untuk melihat konten daripada iklan. Dan seperti penjabaran sebelumnya, sebaiknya anda memilih konten-konten yang mendidik dan menghibur berupa video ataupun artikel dengan penambahan promosi.

Sudah ada banyak sekali perusahaan yang memanfaatkan konten ini untuk usahanya. Salah satunya yaitu Hermes yang termasuk usaha tas mahal dengan kualitas terbaik yang terbuat dari kulit hewan asli.

Dalam situs websitenya, anda bisa melihat betapa menariknya konten-konten Hermes. Mulai dari event-event yang mereka adakan hingga koleksi tas yang mereka miliki.

Semua konten tersebut ditampilkan dengan konten yang unik, sehingga anda pun akan merasakan pengalaman yang sangat luar biasa.

Salah satu konten menariknya yaitu suatu video berdurasi dua menit yang menceritakan tentang koleksi flora dan fauna mereka. Untuk lebih jelasnya anda bisa melihat contoh konten Hermes di website resminya.

5. Memakai Jasa Influencer

Memakai jasa influencer menjadi salah satu contoh strategi pemasaran yang wajib anda coba. Influencer sendiri merupakan orang-orang yang memiliki followers banyak.

Nah, anda bisa memanfaatkan followers Influencer untuk memperkenalkan produk anda ke khalayak ramai. Anda bisa mulai mencari influencer, baik di YouTube, Instagram dan sejenisnya untuk menawarkan produk mu.

Dalam melakukan pemilihan influencer, anda bisa mencoba influencer dengan followers atau subscribers mencapai puluhan ribu hingga jutaan. Namun, sebaiknya anda juga memilih influencers yang memiliki konten sesuai dengan produk anda sehingga target pasar dapat tercapai.

Contohnya, anda sedang ingin mempromosikan tas. Alih-alih mencari seorang food vlogger, anda sebaiknya mencari artis atau Youtuber dengan basic fashion. Sekalipun akun food vlogger tersebut banyak, kemungkinan besar itu tidak akan mempan untuk mempromosikan produk tas anda.

Hal ini karena pastinya pengguna yang mengikuti akun tersebut dari kalangan pecinta kuliner. Jadi, jika ada produk tasmu yang muncul, maka bisa dipastikan mereka akan mengabaikan anda.

Demikianlah artikel yang membahas tentang Contoh Strategi Pemasaran. Semoga bermanfaat. Salam dari kami admin blog risetpasar.id